Just a story

Internet Marketing – Belajar SEO basic bersama Aizeindra

Kegiatan blogging saat ini menjadi kegiatan yang banyak dilakukan oleh semua kalangan  karena mudah dan menyenangkan.  Disamping menulis dapat memberikan dampak yang baik bagi psikologi, menulis juga ternyata dapat memberikan berbagai keuntungan. salah satunya peluang bisnis.

Hari ini aku mendapatkan pelatihan blogging yang diadakan oleh komunitas blogger medan dengan pembicara kak moly (Travel blogger) dan Aizeindra (blogger dan SEO trainer). Dalam pelatihan ini, selain diajarkan bagaimana caranya membuat tulisan dengan konten yang berbobot, di sana diajarkan juga bagaimana meningkatkan pencarian oleh search engine yang biasa disebut Search Engine Optimization atau  disingkat SEO. 

suasana pelatihan basic seo oleg komunitas blogger medan

Mungkin bagi sebagian orang SEO merupakan hal  biasa. Tapi buat aku yang selama ini ngeblog cuma untuk hore-hore, ini adalah informasi baru yang cukup menarik. Jadi, dalam SEO ini, kita belajar bagaimana caranya agar tulisan yang kita post di blog, akan menjadi pencarian teratas oleh search engine, Google misalnya.

Impactnya apa?

Impactnya adalah semakin tinggi google menempatkan  tulisan kita dalam system pencariannya, maka kemungkinan orang berkunjung ke blog kita akan semakin besar. Jadi akan memperbesar kemungkinan pembaca untuk melihat isi blog kita. Nah, biasanya kalo udah punya traffic yang bagus, blogger bisa mendapatkan berbagai macam peluang. Misalnya diajak kerja sama dengan brand untuk menulis tentang produknya, diundang menjadi pemateri, berkesempatan mendapat undangan di beberapa event tertentu sampai kemungkinan mendapatkan sponsorship travelling gratis. Menggiurkan bukan? Ternyata selain bikin hati senang, ngeblog juga bisa mendatangkan banyak peluang.

Pelatihan SEO

Pelatihan SEO

Aizendra memaparkan beberapa informasi  SEO sederhana yang mudah diterapkan, yaitu :

  1. Judul

Saat kamu mebuat tulisan, untuk memaksimalkan hasil pencariannya di google, sebaiknya kamu mebuat judul dengan jumlah karakter kurang dari 60 karakter. Jangan lupa, judul harus berkaitan dengan isi tulisan.

2. Deskripsi

Deskripsi dari judul yang kamu buat, disarankan agar berisi kurang dari 145 karakter.

3. Tagging / Label

Jangan malas memikirkan kata apa yang cocok untuk membuat tagging di tulisan mu. Tagging akan sangat membantu google menemukan artikelmu dan menempatkannya di tempat teratas. Pilihlah kata yang sesuai dengan deskripsi tulisanmu dan perkirakan akan dipakai orang saat mencari topic yang sama dengan yang kamu tulis.

4. Gambar / foto

Bukan hanya sebagai pelengkap sempurnanya tulisan, gambar juga dapat mengoptimalkan penelusuran dengan menyematkan keyword pada keterangan gambar.

5. Keyword

Jumlah maksimal yang dipilih sebagai keyword adalah 10 kata  untuk artikel yang berisi 400 kata. Keyword dapat diinput manual dengan cara blog kata yang mau kamu pilih sebagai keyword lalu klik menu bold.

Sayangnya waktu yang disediakan untuk pelatihan ini sangat singkat, jadi informasi mengenai SEO yang diberikan masih sedikit. Mungkin memang tujuan pelatihan ini untuk memberikan awareness bagi blogger mengenai SEO. Semoga lain kali aku berkesempatan untuk mendapatkan informasi tentang SEO lebih banyak dan mendalam.

Sekian dulu tulisan kali ini, bagi pembaca yang punya rekomendasi link belajar SEO, jangan segan-segan untuk menuliskannya di kolom komentar ya… 🙂

 

 

 

Just a story

Sebaiknya kamu tau hal ini sebelum mutusin LASIK

lasik-consumer-reports

Tanggal 23 Desember 2018  aku mutusin untuk jalani operasi LASIK karena minus mata udah cukup mengganggu. Minus yang cukup tinggi membuat mata jadi cepat lelah, kalo kacamata dipake olahraga ga nyaman, dan bikin lensa kacamata tebel kayak jengkol.

Setelah cari informasi sana sini, telpon pasien yang udah pengalaman lasik dan berunding dengan keluarga, akhirnya aku memilih jalan operasi LASIK di Medan Eye Centre untuk mengakhiri ketergantungan dengan kacamata. Kenapa di MEC? Alasan utama sih karna lokasi. Saat ini aku tinggal di sekitaran kota Medan, jadi kalo mau kontrol gampang. Kemudian, MEC ini udah berpengalaman selama 18 tahun menjalankan prosedur LASIK. Pengalaman dokter jadi pertimbangan sendiri buat aku.

Aku ga usah cerita tentang detil waktu dan prosedur operasinya ya.. Udah banyak blog yang menulis tentang itu. Untuk prosedur LASIK sendiri, prinsip kerjanya, dokter akan bikin flap di lapisan terluar mata kita. Kemudian, flapnya dibuka dan kornea mata akan ditipisin dengan bantuan LASER kemudian dibentuk kembali. Lalu, Flap yang tadi dibuat dokter ditutup kembali tanpa menggunakan lem atau jahitan apapun. Secara fisiologis, flap tadi akan menutup sendiri.

Ada beberapa hal yang aku  miss sebelum aku mutusin untuk operasi LASIK. Aku masih miskin informasi. Aku pikir, abis operasi LASIK dunia akan lansung terlihat jelas terang benderang kayak di video atau di blog pengalaman LASIK orang -orang yang udah aku lihat. Ternyata  salah besar, kawan.

Respon tubuh manusia bermacam – macam. Beberapa pasien yang melakukan LASIK di hari yang sama dengan ku juga responnya macem-macem. Ada yang matanya berair terus beberapa jam setelah operasi LASIK. Aku sendiri? Engga sama sekali. Ada yang keesokan harinya visibilitas pandangannya udah 100%, ada yang 40%. Sementara aku? Cuma 20%! Siapa yang ga panik coba?

Dua minggu pertama pasca LASIK cukup bikin aku stress. Pasalnya, sampai minggu kedua, penglihatan ku cuma progress 50%. Lambat Banget! Dengan kepanikan kayak gitu, aku search makin banyak artikel tentang kondisi penglihatan pasca lasik. Kali ini aku lebih banyak dapet info dari artikel berbahasa Inggris. Jadi pasca Lasik, masa recovery berlangsung antara satu sampai tiga bulan. Bahkan ada yang sampai 9 bulan. Jangan mengharapkan mata langsung bisa melihat dengan jelas seperti kita pakai kacamata. Setelah lasik, flap yang dibuat tadi perlu proses healing. Akan ada keluhan bermacam-macam. Diantaranya, penglihatan buram, silau, penglihatan menurun terutama di kondisi cahaya yang kurang terang, Efek halo (melihat objek seperti ganda), starburst dan mata terasa kering. Sampai saat aku menulis artikel ini, aku masih merasa tidak nyaman dengan penglihatan ku. Mata terasa kering, mudah lelah, tidak mampu melihat detail bahkan saat membaca dokumen di kantor aku kesulitan. Aku butuh ruangan dengan sinar matahari kuat supaya bisa kerja dengan nyaman. Anyway, aku mulai masuk kantor seminggu pasca LASIK. Pertama kali lihat layar monitor pasca lasik bener2 ga nyaman. Silaunya kebangetan. Sekarang menuju empat minggu berlalu setelah aku LASIK, penglihatan berangsur membaik. Melihat monitor sudah tidak silai lagi. Tapi hal yang paling penting adalah aku udah tidak stress seperti di minggu – minggu awal pasca LASIK. Karena udah dapet tambahan informasi dari berbagai sumber. Sekarang aku berusaha buat percaya sama diri sendiri, keadaan ini adalah bagian dari proses penyembuhan. Sambil tetep jaga habit supaya mata tetep nyaman dan intake suplemen mata.

Saran aku buat kalian yang berniat untuk LASIK, cari informasi sebanyak – banyaknya. Tanya dokter dan perawat dengan kritis. Cari informasi dari orang – orang yang sudah pernah LASIK. Dan persiapkan mental untuk jalani hari-hari recovery pasca LASIK. Ini yang paling penting.

Oya, anyway sebelum LASIK, kondisi mata kanan ku -6,5 tanpa silindris dan kiri -4,5 silindris 1,5. Sekarang alhamdulillah udah bisa bawa motor tanpa kacamata minus di siang hari. Penglihatan udah banyak improve. Udah bisa baca tulisan di pinggir jalan. Tapi penglihatan di malam hari masih tidak nyaman. Lampu – lampu di jalanan terlihat seperti glare dan cahayanya menusuk mata.

Mohon doanya supaya proses penyembuhan mata ku lebih cepat ya… 🙂

Jadi Gimana?? Udah siap buat LASIK??

 

My thoughts

Gaya Hidup Minimalis

minimalis

Istilah minimalis sebagai lifestyle, mulai marak dibicarakan anak – anak muda Indonesia sepertinya sejak Raditya dika si Youtuber itu mengupload video tentang koleksi jam mahal yang ia jual. Yang kemudian dari hasil penjualan koleksi jamnya tadi, dia membeli satu buah jam tangan. Katanya hal itu dia lakukan karena terinspirasi dari film dokumenter tentang gaya hidup minimalis yang ia tonton di Netflix.

Aku sendiri mulai tertarik dengan lifestyle minimalis ini sejak membaca bukunya Marie Kondo tentang Tidying up dan ga sengaja nemu akun youtubenya maurillaimron. Jadi, mba Mauril ini suka membicarakan tentang hal – hal yang berkaitan dengan zero waste, decluttering dan minimalis.

Kalo kesimpulan yang bisa aku ambil dari beberapa artikel, video youtube dan podcast yang aku konsumsi, inti dari gaya hidup minimalis adalah kita mengerucutkan pilihan-pilihan yang ada, supaya kita bisa fokus pada tujuan yang benar – benar penting. Misalnya, pakaian. Coba deh lihat koleksi pakaian kita ada berapa banyak. Dari sekian banyak koleksi, hanya berapa persen yang benar – benar kita gunakan? Mungkin tidak lebih dari 30%. Terus selebihnya? Ya.. paling sekali atau dua kali pake atau mungkin dibeli doang ga pernah dipake. Bisa dibilang, untuk 70 atau 80% pakaian  di lemari, adalah sampah yang kita simpan. Jadi kita mengeliminasi pakaian yang tidak terpakai, supaya kita fokus pada pakaian yang bisa memberikan rasa senang dan percaya diri saat kita memakainya.

Biasanya, langkah termudah untuk memulai lifestyle minimalis ini adalah dengan men-declutter barang misalnya baju. Baju yang  tidak pernah dipakai, dikeluarkan dari lemari. Bisa dijual atau didonasikan. Singkatnya gini.. “Kamu butuh? Keep it! Kamu ga butuh? Throw it away!”

Kalo dari bukunya Marie Kondo tentang tidying up itu, dituliskan bahwa dengan memiliki barang secukupnya yang terorganisir, dapat memberikan kebahagiaan tersendiri. Jadi kayak, kita mendapatkan some spaces dalam kepala kita. Jadi berasa lega gitu.

Terlepas dari raditya dika yang mulai menerapkan hidup minimalis dengan jalan menjual koleksi jam tangan mahalnya lalu hasilnya dibelikan satu jam tangan, hidup minimalis sebenarnya lebih kepada memboost kita untuk berorientasi kepada sesuatu yang dapat memberikan value untuk hidup kita. Ga harus harganya mahal. Ga harus limited edition. Ga harus bernilai ekonomis tinggi. Selama barang tersebut memang kita butuhkan, that’s okay untuk memilikinya. Tapi jika memang kita ga butuh, jangan coba-coba berfikir untuk membeli. Pikirkan bahwa barang tersebut nantinya akan menjadi sampah di rumah. Dan pada akhirnya kia akan membutuhkan waktu, tenaga dan perasaan untuk membuang barang tersebut suatu hari nanti.

Jadi? Tertarik untuk belajar hidup minimalis? 🙂

 

 

 

 

 

My thoughts

Watch people around you!!

Pernah denger kalimat ini?

“One day, your circle will decrease in number but increase in value”

Coba flashback lagi ke belakang saat kita ada di usia TK, masuk SD, SMP, SMA, kuliah dan bekerja. Rasanya dulu gampang banget buat nyari temen. Masuk sekolah baru otomatis dapet temen baru. Masuk tahun ajaran baru, ada kemungkinan nemu temen baru. Dan sekalinya nemu langsung banyak. Dua puluh sampe tiga puluh orang.

Tapi semakin dewasa, circle pertemanan akan semakin mengerucut. Dunia orang dewasa itu berpola. Entah bagaimana, kita menjadi terkutub. Ruang gerak semakin kecil. Waktu semakin sempit. Teman – teman yang dulu kita kenal mulai hilang satu per satu. Dan semakin dewasanya usia, mendapatkan teman baru bisa gw bilang bukan hal yang mudah. Mungkin sekedar kenalan, yaaa mudah aja. Tapi untuk menjalin komunikasi, ngobrol, dan menjalin pertemanan setelah berkenalan? Belum tentu!

Mungkin ga banyak yang sadar, bahwa orang-orang yang saat ini ada di “circle” nya adalah orang yang sangat berharga. Sampai suatu saat.. dimana semua orang sibuk dengan kutubnya masing-masing,  orang – orang dalam circle ini yang terus meluangkan waktu untuk sekedar bertanya kabar, mendengar cerita receh, memberi support atau mau meminjamkan uang dengan mudah, mungkin? :mrgreen: Bukankah waktu adalah hal yang berharga untuk setiap orang? Dan mereka bersedia dengan suka rela meluangkan waktu untuk kita.

Trus tujuan dari tulisan ini apa?

Ya.. siapa tau ada diantara pembaca termasuk tipikal orang yang haus akan pengalaman baru, cerita-cerita baru dan teman – teman baru.. Lo boleh coba melihat sekeliling lo.. liat whatsapp atau line.. dan fikirkan siapa orang yang akan lo hubungi kalo lo butuh temen cerita.. kalo butuh saran.. atau yang akan lo hubungi kalo lo ingin berbagi kabar bahagia.

Mereka adalah circle lo.. mereka udh melalui tahap filtering berkali-kali sampai akhirnya tersisa untuk tetap ada dalam circle. Mereka punya high value buat hidup Lo.. entah itu pasangan, sahabat, ade, sepupu atau orang tua. Ga usah sedih kalo orang-orang di sekitar lo itu – itu aja. Selagi masih punya waktu untuk bersama, nikmati aja waktu lo bareng mereka.

People come and go.. But the best will stay. So, Watch people around you!

 

 

Just a story

Pengalaman ku Ikut Kelas Inspirasi

Haloooo semua…

Di tulisan kali ini aku mau cerita tentang pengalamanku ikut kelas inspirasi di Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung tanggal 28 Oktober 2017.

Kelas Inspirasi ini diadakan oleh anak – anak muda yang tergabung dalam Program Tubaba Cerdas (it’s like Indonesia Mengajar program). Mereka mengundang orang – orang yang sudah bekerja (katakanlah para profesi) untuk bergabung sebagai relawan, yang nantinya para profesi ini akan menceritakan gimana pekerjaannya di depan anak – anak SD. Jadi harapannya, anak – anak ini dapet wawasan baru, bahwa ada lho profesi ini di dunia.. kalo kamu mau, kalo sudah besar nanti kamu bisa jadi ini.

photo_2017-11-10_18-31-23
Peserta Kelas Inspirasi Tubaba 28 Oktober 2017

Programnya ada dua macam. Relawan inspirator (yang kasi materi di kelas) dan relawan dokumentator. Karena ini adalah pengalaman baruku dan kebetulan aku baru aja beli kamera mirroless (cieeeh), jadi aku mendaftar sebagai dokumentator. Supaya kamera ku itu ada gunanya dan sekalian aku mau pelajari dulu, jadi inspirator itu kayak apa.

Kerjaannya?? Ya bikin dokumentasi. Nge- shoot dan editing.

photo_2017-11-10_18-25-29
Lagi nge-shoot anak – anak SDN 02 Panaragan

Pengalaman ini buat aku benar – benar menarik. Kenapa? Karena Di sana aku ketemu dengan orang baru tanpa ada satu orang pun yang aku kenal sebelumnya. Berkunjung ke tempat yang baru, dan melakukan hal yang belum pernah aku lakukan.

Dari Jakarta, aku naik pesawat Citilink, flight jam 6 pagi menuju bandara Raden Inten. Flight cuma 40 Menit dari jakarta.

Sampe di sana, aku ketemu sama kak Budi (Relawan dari Bandung) trus dijemput sama Panitia Lokal, namanya Cynthia.

Perjalanan dari Bandara ke kabupaten Tulang Bawang Barat (Red – Tubaba) lumayan jauh. Makan waktu 3 jam lebih dalam keadaan jalanan lancar no macet kayak di Jakarta. Kamu bisa bayangin, gimana capenya cynthia. Dia berangkat dari Tubaba ke bandara perjalanan 3 jam lalu jemput kita, trus balik lagi ke Tubaba perjalnaan 3 jam lagi naik bus odong – odong yang kayak kopaja gitu. I respect her So Much… thanks Cynthia,, you’re so kind. :huge:

Sesampainya di Tubaba, kami disambut sama panitia lokal dan teman – teman relawan lainnya. Relawan yang ikut dari bermacam – macam background. Tentara, pemadam Kebakaran, Anggota DPR, jurnalis, dokter gigi, apoteker, dosen, dan banyak lagi.

Lalu kita dibriefing untuk acara keesokan harinya. Mau ngapain aja dan apa aja yang harus disiapkan. Trus diajarin yel – yel dan nyanyian gitu buat Ice Breaking ke anak -anak.

Aku seneng banget ketemu sama orang – orang ini. Mereka pribadi yang ramah, humble dan pastinya peduli dengan kondisi pendidikan di Indonesia. Atmosphernya sangat positif.

The second day was the day we executed our plans. Wanna know what we did?? You can watch it by clicking this link.

Para relawan disebar ke beberapa sekolah. Aku ditugaskan di SDN 02 Panaragan. Guru – gurunya sangat kooperatif, tim relawan dan panitia lokal juga kerja samanya oke. Semua saling support hingga akhirnya acara berjalan lancar. Alhamdulillaaah.. 🙂

Setelah acara selesai, kami melakukan evaluasi di Islamic Centre. Tentang apa saja yang sudah baik dan apa saja hal yang perlu ditingkatkan serta komitmen ke depan untuk mensupport sekolah tersebut.

photo_2017-11-10_18-25-34

Islamic Centre ini salah satu Icon Tubaba yang bisa dibanggakan. Jadi di sana ada masjid dan aula serbaguna yang isa dipakai siapa aja. GERATISS!! Waktu refleksi di sana, ada banyak anak muda lagi latihan bela diri dan paduan suara.

Tampak Depan Masjid Islamic Centre
Tampak Depan Masjid Islamic centre

 

Oya, selama di sana kita semua nginep di rumah penduduk. Malem pertama aku nginep di rumah Ibu bendahara sekolah SDN 02 Panaragan trus malam kedua nginep di rumah family house salah satu pengajar Tubaba Cerdas.

Hari ketiga, kami diajak jalan sama panitia lokal menyusuri sungai way kiri. Tidak ada yang istimewa dari sungai ini, hanya saja suasana terasa menyenangkan. Kami berhenti sebnetar untuk memancing ikan. Tapi karena benang yang dipake kurang panjang dan memang semuanya amatir, haha, jadilah ikan – ikan di sungai way kiri itu tiba  tiba jadi sakit gigi ga ada yang mau menghampiri kami.

photo_2017-11-10_18-31-27

photo_2017-11-10_18-31-32
mancing di sungai way kiri

Menurut ku lebih cocok dibilang mancing kerusuhan ketimbang mancing ikan. Soalnya rusuh banget trus pake acara nguras perahu kar’na tiba-tiba perahunya bocor. wkwk

Setelah capek mancing kerusuhan, tibalah saatnya kami pulang ke tempat masing – masing. Aku bersama dua relawan lain kembali ke Jakarta. Satu – satunya pengalaman yang tidak aku sukai adalah pengalaman pulang ke Jakarta. Aku kena Delay 2 jam. Pesawat apa?? Ya… kamu bisa tebak, maskapai apa yang terkenal dengan kebiasaan delaynya, Lion Air.

Akhirnya sampe di Jakarta jam 11 malam. Kemudian besoknya harus berangkat kerja jam setengah 7 karena kena jadwal piket. Alhamdulillaah.. dilemeshin aja shaay kalo kata kids jaman Jigeum.

Yaudah,, sekian dulu cerita ku kali ini.. kalau mau tanya – tanya lebih lanjut tentang kelas inspirasi ini, kita bisa diskusi via email di sitirahmah765@ymail.com

Salam inspirasi.. 🙂

 

 

 

Just a story

Seleksi BPJS-TK (Part III)

Haiii.. thank you very much for visitting this blog. Aku mau lanjutin cerita tentang pengalaman ku ikut ujian seleksi di salah satu perusahaan BUMN ternama di Indonesia, BPJS – ketenagakerjaan. Di postingan sebelumnya, aku udah cerita aku lulus FGD dan interview psikolog.
Di tahap berikutnya, aku harus melalui tes kesehatan dan interview user.

Tes kesehatan dan interview user ini bukanlah tahapan yang berbeda. Biasanya kalau di perusahaan lain, tes kesehatan adalah final test. Which is bisa dikatakan 99% akan lulus kecuali peserta mengidap penyakit mematikan seperti panu dan ketombe (mematikan kalo garuk2nya sambil bawa motor).. Berbeda dengan di sistem rekrutmen ini.

Walaupun udah sampai di tahap akhir, masih ada kemungkinan tidak lulus seleksi. Waktu itu tes kesehatan dilakukan di prodia. Pelayanan cukup memuaskan. Sedangkan interview user dilakukan di waktu berbeda. Lokasi ujiannya di gedung (lupa namanya) di Jl. Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Well, masih inget kan dengan siska temen baru yang aku kenal waktu ujian confirmatory di GOR ciracas? (Aku udah tulis di part I) Alhamdulillah, Siska juga lulus sampai tahap ini. Kita interview di hari yang sama hanya beda gelombang. Siska dapet gelombang pagi, sedangkan aku gelombang siang. Jadi aku punya waktu lebih panjang untuk persiapan mental. Dan tanya2 siska gimana susasana tempatnya.

Tibalah saat intrvew user. Pertanyaan yang paling aku inget adalah “kenapa kok mau ambil bagian pemasaran? kan backgroundnya farmasi?” Jawabannya panjang. &*^%$#@(1463%^+>?<M”;>>………….. ehehehhee

Untuk jenis pertanyaan saat interview user, tergantung dari interviewernya. Tapi dari pengalamanku, kalau sebelumnya udah punya pengalaman kerja, interviewer biasanya akan bertanya tentang job sebelumnya. apa yang buat kita berbeda dengan rekan yang lain? apa kelebihan? apa kekurangan dan apa solusinya. Untuk fresh graduate, biasanya mereka akan bertanya tentang pengalaman organisasi dan prestasi yang pernah diraih.

Jadi buat adik2 yang masih sekolah atau kuliah, aku sangat sarankan untuk aktif berorganisasi. Tapi ingat jangan sampai ninggalin kuliah. Kuliah dan organisasi sama penting. Ibarat kata, yang satu mematangkan IQ dan satunya mematangkan EQ.

Interview berlangsung hanya sebentar.. hanya sekitar 50 menit. lalu? seperti biasa disuruh menunggu. Kemudian disinilah sumber kegalauan itu. Awalnya diinformasikan bahwa pengumuman akan keluar sekitar 1 – 2 minggu ke depan. Setelah ditunggu seminggu dua minggu, tetap tak ada kabar.

Hampir setiap hari aku buka email menunggu notifikasi dari BPJS-TK tapi hasilnya nihil. Hingga sebulan kemudian, satu per satu peserta ujian yang masuk di grup whatsapp  melapor sudah dapet hasil. Ada yang “LULUS” tapi ada juga yang “TIDAK LULUS”..

Hingga 6 minggu sejak interview user berlalu… akhirnya giliran ku tiba. Aku dapat notifikasi via email untuk membuka website BPJSTK. Baca bismillah.. deg2an.. lalu buka.. dan hasilnya…….

“TIDAK LULUS”

Sedih.. galau… kecewa…. nyesek.. rasanya ingin pulang ke Medan lalu peluk Mamak. huhuuuhuh

But life must go on. Sedih boleh tapi ga boleh lama-lama. Tetep optimis dan yakin ini hanya proses. Menurut Alloh bergabung dengan BPJS-TK bukanlah yang terbaik untuk ku. Ada sesuatu yang lebih besar sedang disiapkan Alloh di depan. Setidaknya aku udah berusaha dan mampu mengapresiasi diriku karena sudah melawati tahapan sampai sejauh ini..

Alhamdulillah..

Just a story

Seleksi BPJS-TK (Part II)

Hallooo….. trimakasih masih mau main ke blog ku. Kali ini aku mau lanjutin cerita tentang pengalaman ku ikut rekrutmen bpjs-tk yang sebelumnya bisa kamu baca di Part I. 

Jadi waktu itu aku dinyatain lulus tahap 3 (confirmatory test) dan berhak mengikuti tes selanjutnya, Psikotes lengkap.

Aku dapet lokasi ujian di Gedung pascasarjana UGM di Saharjo deket Pasaraya, Manggarai. Dari 2000an orang yang ikut seleksi di GOR Ciracas sebelumnya, tersisa sekitar 700 orang.

Skip.. skip… hari ujian tiba.
Ujian dilaksanakan seharian. Dari pagi sampe sore. Yang diujikan apa aja?

Banyak banget. Aku ga inget secara detail. Tapi pola soal yang diujikan sama seperti soal2 psikotes pada umumnya.

Hitungan matematika dari hitungan sederhana, deret aritmatika, deret hitung, padanan kata, jaring2 kubus dan bangun2 ruang, tes kepribadian (ngerjainnya sambil ngantuk karna kalimatnya diulang2. haha), tes menggambar dan angka koran.

Kostum masih tetep sama, hitam putih. Tiap perusahaan memiliki syarat-syarat kualifikasi dalam merekrut calon karyawannya. Dari hasil psikotes ini, akan tergambar secara garis besar bagaimana kepribadian kita. Mulai dari IQ, EQ sampai etos kerja. Jadi, menurutku, ga ada tips lolos psikotes dengan mudah, selain melakukan yang terbaik yang kita bisa. Tips yang menurut ku paling make sense sih, persiapan mental dan fisik. Cukup tidur, sarapan dan tenang. Kalau fisiknya siap tapi mentalnya tidak, hasilnya pasti kurang maksimal.

Kemudian, berdoa… Mohon dimudahkan jalan jika jalan ini adalah yang terbaik untuk dunia dan agama. 🙂

Nah.. singkat cerita.. ujian selesai. Aku ga banyak berharap setelah melewati ujian ini. kenapa? karna ga tau.. haha ngerjainnya seadanya aja sambil ngantuk2. semangatnya pas ngerjain tes angka koran aja. wkwkwk

Beberapa hari kemudian… notifikasi masuk lagi melalui email. Diminta untuk cek website.

Baca bismillah dulu sebelum buka.. dan hasilnya???

Aku dinyatakan LULUS, kawan. Alhamdulillaaaah

Peserta yang dinyatakan lulus di ujian psikotes tertulis, berhak untuk mengikuti ujian selanjutnya,, yaitu FGD dan interview psikolog.

Waktu itu peserta yang tersisa tinggal 200an. Aku dapet lokasi ujian di UI- Salemba. Di pusat tes psikologi.

Sebelumnya aku  pernah ikut FGD waktu rekrutmen di PT. Nestle. Jadi udah ada gambaran suasananya nanti akan seperti apa.

Dalam Focus Group Discussion, menurutku, attitude lah yang paling utama. Gimana manner kita dalam menyampaikan pendapat, keaktifan dalam diskusi yang menandakan bahwa kita peduli, cara merespon pendapat teman atau  menyangkal pendapat yang tidak kita setujui.

Sebisa mungkin, berusahalah untuk menghargai pendapat orang lain dan tidak mendominasi dalam diskusi. Jika memang tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan, kita boleh mengutarakannya dengan sopan tanpa bermaksud menyerang atau menyakiti teman lain. Karena setiap orang punya latar belakang kehidupan berbeda. Itu yang membentuk pola pikir setiap orang. Cobalah tanamkan dalam diri, Ga ada yang salah dan ga ada yang benar dalam berpendapat. Setiap orang bebas memiliki pendapat.

Waktu itu, persoalan yang diberikan di kelompok ku tentang karakter karyawan. diberikan 12 karakter dan grup diminta untuk mempertimbangkan 10 karakter yang akan diterima, seolah – olah grup ini berisikan para HR yang menentukan kriteria karyawan demi kemajuan perusahaan.

Lagi-lagi aku ga tau apa yang harus dipersiapkan. Persiapanku cuma sarapan dan tidur yang cukup. Searching sedikit tentang Focus Group Discussion siapa tau ada yang berbagi ilmu atau pengalaman. Selebihnya tinggal berdoa. Kalau yang terbaik mohon dimudahkan.

Setelah FGD selesai, setiap peserta diinterview oleh Psikolog dari UI. Waktu itu aku ditanya tentang kelebihan dan kekurangan apa yang aku punya, tentang pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi. Yang aku ingat hanya itu. hehe

Semuanya aku jawab dengan santai. Sebisa mungkin aku berusaha membuat suasana interview bukan seperti sedang diintrogasi, tapi seperti sedang sharing. Tidak ada hal yang aku lebih-lebihkan . Aku jawab apa adanya menurut versiku saja. Karena dari awal memang aku menginginkan pekerjaan yang long last. aku berfikir hasil psikotes yang panjang sekali ini bisa memetakan karakter ku. Biarlah para psikolog yang aku yakin berkompeten itu yang menilai apakah karakterku sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan ini.

Dan… ujian berakhir. Ujian kali ini enggak lama. Kira-kira 3 jam saja. Persiapannya yang cukup menyita waktu.

Beberapa hari kemudian,,, email notifikasi masuk. Seperti biasa.. peserta diminta untuk membuka website. Dan hasilnya??

Aku dinyatakan LULUS! Alhamdulillaaaah.. udah sampe sejauh ini.

Aku mengapresiasi diriku sendiri. Ternyata udah banyak improvement. Sebelumnya aku beberapa kali ikut tes rekrutmen tapi belum pernah lulus sampe sejauh ini. hehehehe

Apakah perjuangan sudah selesai?

Belum kawan! Masih ada satu tahapan lagi. Yaitu interview user dan tes kesehatan.

Cerita pengalamannya aku lanjutin di Tulisan yang selanjutnya yah. hehehe

=========================== to be continued ============================