Just a story

Seleksi BPJS-TK (Part II)

Hallooo….. trimakasih masih mau main ke blog ku. Kali ini aku mau lanjutin cerita tentang pengalaman ku ikut rekrutmen bpjs-tk yang sebelumnya bisa kamu baca di Part I. 

Jadi waktu itu aku dinyatain lulus tahap 3 (confirmatory test) dan berhak mengikuti tes selanjutnya, Psikotes lengkap.

Aku dapet lokasi ujian di Gedung pascasarjana UGM di Saharjo deket Pasaraya, Manggarai. Dari 2000an orang yang ikut seleksi di GOR Ciracas sebelumnya, tersisa sekitar 700 orang.

Skip.. skip… hari ujian tiba.
Ujian dilaksanakan seharian. Dari pagi sampe sore. Yang diujikan apa aja?

Banyak banget. Aku ga inget secara detail. Tapi pola soal yang diujikan sama seperti soal2 psikotes pada umumnya.

Hitungan matematika dari hitungan sederhana, deret aritmatika, deret hitung, padanan kata, jaring2 kubus dan bangun2 ruang, tes kepribadian (ngerjainnya sambil ngantuk karna kalimatnya diulang2. haha), tes menggambar dan angka koran.

Kostum masih tetep sama, hitam putih. Tiap perusahaan memiliki syarat-syarat kualifikasi dalam merekrut calon karyawannya. Dari hasil psikotes ini, akan tergambar secara garis besar bagaimana kepribadian kita. Mulai dari IQ, EQ sampai etos kerja. Jadi, menurutku, ga ada tips lolos psikotes dengan mudah, selain melakukan yang terbaik yang kita bisa. Tips yang menurut ku paling make sense sih, persiapan mental dan fisik. Cukup tidur, sarapan dan tenang. Kalau fisiknya siap tapi mentalnya tidak, hasilnya pasti kurang maksimal.

Kemudian, berdoa… Mohon dimudahkan jalan jika jalan ini adalah yang terbaik untuk dunia dan agama. 🙂

Nah.. singkat cerita.. ujian selesai. Aku ga banyak berharap setelah melewati ujian ini. kenapa? karna ga tau.. haha ngerjainnya seadanya aja sambil ngantuk2. semangatnya pas ngerjain tes angka koran aja. wkwkwk

Beberapa hari kemudian… notifikasi masuk lagi melalui email. Diminta untuk cek website.

Baca bismillah dulu sebelum buka.. dan hasilnya???

Aku dinyatakan LULUS, kawan. Alhamdulillaaaah

Peserta yang dinyatakan lulus di ujian psikotes tertulis, berhak untuk mengikuti ujian selanjutnya,, yaitu FGD dan interview psikolog.

Waktu itu peserta yang tersisa tinggal 200an. Aku dapet lokasi ujian di UI- Salemba. Di pusat tes psikologi.

Sebelumnya aku  pernah ikut FGD waktu rekrutmen di PT. Nestle. Jadi udah ada gambaran suasananya nanti akan seperti apa.

Dalam Focus Group Discussion, menurutku, attitude lah yang paling utama. Gimana manner kita dalam menyampaikan pendapat, keaktifan dalam diskusi yang menandakan bahwa kita peduli, cara merespon pendapat teman atau  menyangkal pendapat yang tidak kita setujui.

Sebisa mungkin, berusahalah untuk menghargai pendapat orang lain dan tidak mendominasi dalam diskusi. Jika memang tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan, kita boleh mengutarakannya dengan sopan tanpa bermaksud menyerang atau menyakiti teman lain. Karena setiap orang punya latar belakang kehidupan berbeda. Itu yang membentuk pola pikir setiap orang. Cobalah tanamkan dalam diri, Ga ada yang salah dan ga ada yang benar dalam berpendapat. Setiap orang bebas memiliki pendapat.

Waktu itu, persoalan yang diberikan di kelompok ku tentang karakter karyawan. diberikan 12 karakter dan grup diminta untuk mempertimbangkan 10 karakter yang akan diterima, seolah – olah grup ini berisikan para HR yang menentukan kriteria karyawan demi kemajuan perusahaan.

Lagi-lagi aku ga tau apa yang harus dipersiapkan. Persiapanku cuma sarapan dan tidur yang cukup. Searching sedikit tentang Focus Group Discussion siapa tau ada yang berbagi ilmu atau pengalaman. Selebihnya tinggal berdoa. Kalau yang terbaik mohon dimudahkan.

Setelah FGD selesai, setiap peserta diinterview oleh Psikolog dari UI. Waktu itu aku ditanya tentang kelebihan dan kekurangan apa yang aku punya, tentang pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi. Yang aku ingat hanya itu. hehe

Semuanya aku jawab dengan santai. Sebisa mungkin aku berusaha membuat suasana interview bukan seperti sedang diintrogasi, tapi seperti sedang sharing. Tidak ada hal yang aku lebih-lebihkan . Aku jawab apa adanya menurut versiku saja. Karena dari awal memang aku menginginkan pekerjaan yang long last. aku berfikir hasil psikotes yang panjang sekali ini bisa memetakan karakter ku. Biarlah para psikolog yang aku yakin berkompeten itu yang menilai apakah karakterku sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan ini.

Dan… ujian berakhir. Ujian kali ini enggak lama. Kira-kira 3 jam saja. Persiapannya yang cukup menyita waktu.

Beberapa hari kemudian,,, email notifikasi masuk. Seperti biasa.. peserta diminta untuk membuka website. Dan hasilnya??

Aku dinyatakan LULUS! Alhamdulillaaaah.. udah sampe sejauh ini.

Aku mengapresiasi diriku sendiri. Ternyata udah banyak improvement. Sebelumnya aku beberapa kali ikut tes rekrutmen tapi belum pernah lulus sampe sejauh ini. hehehehe

Apakah perjuangan sudah selesai?

Belum kawan! Masih ada satu tahapan lagi. Yaitu interview user dan tes kesehatan.

Cerita pengalamannya aku lanjutin di Tulisan yang selanjutnya yah. hehehe

=========================== to be continued ============================

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Seleksi BPJS-TK (Part II)”

  1. Kakak mau tanya, jarak setelah ujian fgd sm wawancara psikologis itu pengumumannya brapa hari ya ? Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s