Just a story

Seleksi BPJS-TK (Part III)

Haiii.. thank you very much for visitting this blog. Aku mau lanjutin cerita tentang pengalaman ku ikut ujian seleksi di salah satu perusahaan BUMN ternama di Indonesia, BPJS – ketenagakerjaan. Di postingan sebelumnya, aku udah cerita aku lulus FGD dan interview psikolog.
Di tahap berikutnya, aku harus melalui tes kesehatan dan interview user.

Tes kesehatan dan interview user ini bukanlah tahapan yang berbeda. Biasanya kalau di perusahaan lain, tes kesehatan adalah final test. Which is bisa dikatakan 99% akan lulus kecuali peserta mengidap penyakit mematikan seperti panu dan ketombe (mematikan kalo garuk2nya sambil bawa motor).. Berbeda dengan di sistem rekrutmen ini.

Walaupun udah sampai di tahap akhir, masih ada kemungkinan tidak lulus seleksi. Waktu itu tes kesehatan dilakukan di prodia. Pelayanan cukup memuaskan. Sedangkan interview user dilakukan di waktu berbeda. Lokasi ujiannya di gedung (lupa namanya) di Jl. Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Well, masih inget kan dengan siska temen baru yang aku kenal waktu ujian confirmatory di GOR ciracas? (Aku udah tulis di part I) Alhamdulillah, Siska juga lulus sampai tahap ini. Kita interview di hari yang sama hanya beda gelombang. Siska dapet gelombang pagi, sedangkan aku gelombang siang. Jadi aku punya waktu lebih panjang untuk persiapan mental. Dan tanya2 siska gimana susasana tempatnya.

Tibalah saat intrvew user. Pertanyaan yang paling aku inget adalah “kenapa kok mau ambil bagian pemasaran? kan backgroundnya farmasi?” Jawabannya panjang. &*^%$#@(1463%^+>?<M”;>>………….. ehehehhee

Untuk jenis pertanyaan saat interview user, tergantung dari interviewernya. Tapi dari pengalamanku, kalau sebelumnya udah punya pengalaman kerja, interviewer biasanya akan bertanya tentang job sebelumnya. apa yang buat kita berbeda dengan rekan yang lain? apa kelebihan? apa kekurangan dan apa solusinya. Untuk fresh graduate, biasanya mereka akan bertanya tentang pengalaman organisasi dan prestasi yang pernah diraih.

Jadi buat adik2 yang masih sekolah atau kuliah, aku sangat sarankan untuk aktif berorganisasi. Tapi ingat jangan sampai ninggalin kuliah. Kuliah dan organisasi sama penting. Ibarat kata, yang satu mematangkan IQ dan satunya mematangkan EQ.

Interview berlangsung hanya sebentar.. hanya sekitar 50 menit. lalu? seperti biasa disuruh menunggu. Kemudian disinilah sumber kegalauan itu. Awalnya diinformasikan bahwa pengumuman akan keluar sekitar 1 – 2 minggu ke depan. Setelah ditunggu seminggu dua minggu, tetap tak ada kabar.

Hampir setiap hari aku buka email menunggu notifikasi dari BPJS-TK tapi hasilnya nihil. Hingga sebulan kemudian, satu per satu peserta ujian yang masuk di grup whatsapp  melapor sudah dapet hasil. Ada yang “LULUS” tapi ada juga yang “TIDAK LULUS”..

Hingga 6 minggu sejak interview user berlalu… akhirnya giliran ku tiba. Aku dapat notifikasi via email untuk membuka website BPJSTK. Baca bismillah.. deg2an.. lalu buka.. dan hasilnya…….

“TIDAK LULUS”

Sedih.. galau… kecewa…. nyesek.. rasanya ingin pulang ke Medan lalu peluk Mamak. huhuuuhuh

But life must go on. Sedih boleh tapi ga boleh lama-lama. Tetep optimis dan yakin ini hanya proses. Menurut Alloh bergabung dengan BPJS-TK bukanlah yang terbaik untuk ku. Ada sesuatu yang lebih besar sedang disiapkan Alloh di depan. Setidaknya aku udah berusaha dan mampu mengapresiasi diriku karena sudah melawati tahapan sampai sejauh ini..

Alhamdulillah..

Advertisements
Just a story

Seleksi BPJSTK (part I)

Setelah Dua tahun lebih bekerja sebagai marketing di salah satu perusahaan asing,, aku mutusin untuk mencoba bergabung dengan perusahaan lain namun tetap dalam jalur yang sama, marketing. Waktu itu aku dapet info ada open recruitment BPJS-TK. Kebetulan ada kebutuhan untuk divisi pemasaran dan terbuka untuk semua jurusan. Iseng2 aku apply. Waktu itu linknya http://www.rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id trus ikuti langkahnya sampe datanglah email ini.

email aktivasi

Almost 2 years ago. Udah lama berlalu ya.. hehe

Pas baca persyaratan dokumennya, ada SKCK dan surat bebas narkoba. Aku langsung menghubungi ayah di kampung untuk urus SKCK. Aku tanya sama sepupu yang kerja di kepolisian, katanya perlu sidik jari dan skck cuma bisa diurus sesuai dengan alamat ktp. KTP ku masih kTP daerah sementara aku tinggal di jkt. Jadi ya.. mesti urusnya di daerah asal. Sidik jari Bisa dibuat di polsek terdekat. Aku Langsung datang ke kantor polisi, untuk bikin sidik jari. Lalu sidik jari aku kirim ke kampung, dan sekitar 3 hari kemudian kiriman skck ku nyampe di jkt.

Trus adalagi syarat surat ket. bebas narkoba. Untuk surket bebas narkoba ini waktu itu aku bikin di RS Bhakti Mulya, Slipi. Ada 2 atau 3 parameter yang dites. Aku lupa. Yang jelas waktu itu ada amphetamin. Sampel diambil dari urin. Prosesnya cepat bisa ditunggu sekitar 1 atau 2 jam. Harganya juga ga terlalu mahal. Dibawah 200ribu.

Yang Agak ribet cuma itu. berkas yang lain standar sih. Ijazah, Transkrip dan foto. Foto nya yang agak peer. Diminta foto full body dan pas poto. terpaksa aku foto pake hp dan editing seadanya untuk footo full body. RRRrrrrr…

Trus aplod berkas dan tunggu pengumuman untuk seleksi berikutnyaaaa..

Beberapa hari kemudian aku dpt email pemberitahuan lulus seleksi berkas dan dipersilakan untuk ikut ujian online.

Untuk ujian online ini, aku dibantu sama temen. Hahahahaha

jadi ngerjainnya bedua. Biar ada temen diskusi, bantuin ngitung dan lebih pede., Koneksi cepat dan stabil jadi hal penting untuk ujian ini. jadi aku inisiatif pergi ke snappy.. ujian onlinenya di sana. Sesuai rencana, koneksinya ga ada gangguan.

Finally Ujian beres, tinggal nunggu hasil tes online.

beberapa hari kemudian… jreng jreeeng.. sms masuk dari bpjstk diminta untuk cek website. Sung buka website dan tertera tulisan dinyatakan LULUS seleksi online dan berhak mengikuti ujian selanjutnya, yaitu confirmatory test yang diadakan di GOR ciracas, Jakarta Timur.

Skip.. skip…

sampailah di hari ujian. Peserta disuru pake baju item putih kayak panda. hihi

Waktu itu aku agak syok sama suasana ujian. Masya Allooh ada 2000 orang lebih yang ikut seleksi. Aku ngintip di papan pengumuman jumlah peserta. Ini baru peserta yang di jkt.  Aku harus bersaing entah dengan berapa puluh ribu orang di indonesia untuk bisa bergabung dengan perusahaan ini. Wuoww!

Iseng2 aku knalan sama peserta lain sambil nunggu perisapan ujian. Ternyata bukan cuma orang jakarta aja yang ikut ujian. Ada banyak juga orang daerah.

Salah satunya…. siska.. dia bawa koper. Aku tanya..

“kok bawa koper mbak? emang dari mana?” <– kepo

siska bilang “Aku dari lampung mbak.”

dia sndiri dari lampung, dan kmaren baru nyampe jakarta langsung cari penginapan. Trus aku kenalan lagi sama erni.. tinggal di padang. dateng ke jkt khusus untuk ikut ujian ini. Krna erni beranggapan kalo ujian di jkt, chance nya lebih besar untuk lulus. Engga tau dia dapet ilham darimana.. pokonya gtu deh katanya.

Kenalan lagi, sama rizka.. dia orang jatinangor. Jadi berangkat ke jkt subuh2 buta. jam 2 apa jam 3 gitu. Abis ujian langsung pulang.

Pesan moril : Untuk sesuatu yang berharga, butuh pengorbanan. Walaupun gambling (belum tentu keterima) seenggaknya udah mencoba. Buat yang baca tulisan ini, kalo kamu mau ikut ujian, Semangat aja. Ikutin aja proses seleksinya. Do Your Best. Karna orang lain juga do their best! Itu buktinya.. dibelain nyebrang lautan buat ikut ujian.

Eniwey, dalam confirmatory test soalnya setipe dengan yang diujikan waktu ujian online. Mungkin itu sebabnya nama tesnya confirmatory.. Untuk mengkonfirmasi bahwa yang lolos ujian online itu emang punya kualifikasi.

Dalam ujian itu ada tes kemampuan dasar. Hitungan matematika sederhana sampai dengan soal cerita yang bikin pening, Bahasa Inggris dan analogi bahasa.

Ujiannya dilaksanakan sekitar 5 jam. dari jam 7 pagi sampe jam 12 siang. Ngebuulllll dah., Kepala berasa keluar asep.. cacing di perut udah jadi naga. Nyembur2in api ke dinding lambung. Lapeerrrr!!

Hari-hari berlalu akhirnya aku dpt sms lagi dari BPJS TK. Disuru cek website.

Entah kenapa hati dagdigdug gak karuan. udah rada ngarep. haha

Pas buka website… jreng jeeeeeeeng….. dinyatakan LULUS cofirmatory test. Dan berhak untuk ikut ujian selanjutnya. Alhamdulillaaaah.

Tes berikutnya aku ceritain di part selanjutnya yah Insha Allooh. ehehehe

—————————————— To be Continued  ———————————————————–